Kenapa Banyak Polisi yang Tidak Jujur? Arogan?

Saat ini memang citra seorang polisi sudah terkenal buruknya. Hal ini sebenarnya akibat dari ulah mereka sendiri yang sering melakukan tindakan illegal demi mendapatkan penghasilan tambahan. Sudah menjadi rahasia umum banyak oknum polisi yang suka melakukan aksi pungli, mengambil dan menjual barang sitaan, meloloskan pelaku tindakan illegal jika diberi sogokan, dan masih banyak lagi tindakan tidak dibenarkan lainnya.

Bahkan sebenarnya saya sendiri pernah menemukan seorang polisi yang berlaku seenaknya kepada orang lain, yaitu tidak membayar supir angkot dan pergi begitu saja ketika turun dari angkot. Dan ada juga seorang polisi yang menyewa barang sewaan milik orang lain tanpa membayar. Selain itu saya juga pernah melihat polisi yang mengambil madu asli milik seorang bapak tua tanpa membayar.

Apakah gaji yang mereka dapatkan tiap bulannya tidak cukup bahkan hanya untuk membayar angkot saja? Kenapa banyak polisi yang arogan?

Kebanyakan polisi memang bersifat arogan dan sombong karena merasa paling hebat dibandingkan profesi lain. Tak jarang mereka merasa dapat merendahkan orang lain dan berlaku seenaknya. Apakah karena pendidikan keras yang ditempa pada diri mereka? Entahlah, mungkin diantara teman-teman pembaca bisa menjelaskan.


Biaya masuk polisi yang katanya gratis itu pada kenyataannya tidak sepenuhnya benar. Banyak juga calo-calo yang menawarkan untuk dapat masuk polisi secara mudah, asalkan membayar dengan sejumlah uang yang ditentukan. Biaya masuk polisi yang fantastis itu sangat mahal, hingga ratusan juta. Bahkan untuk biaya masuk Akademi Polisi (Akpol) bisa jauh lebih mahal lagi. Apakah karena ini yang menyebabkan para polisi melakukan tindakan mencari penghasilan tambahan? Demi balik modal? Ya, mungkin saja.

Namun memang katanya masih ada polisi yang bersih dan juga masuk polisi secara murni tanpa biaya alias gratis. Ya, mungkin saja.
Tag : kerja
0 Komentar untuk "Kenapa Banyak Polisi yang Tidak Jujur? Arogan?"

Back To Top